TANGERANG, Media Semesta — Program pelatihan talenta digital kelas dunia Apple Developer Academy Indonesia resmi mewisuda 400 wisudawan angkatan terbaru yang berasal dari berbagai latar belakang disiplin ilmu, universitas, dan pelosok daerah di Indonesia.
Sejak pertama kali dibuka di kawasan BSD City Tangerang pada 2018 dan kemudian berekspansi ke Surabaya, Batam, hingga akademi terbaru di Bali, inisiatif pendidikan teknologi ini telah melahirkan lebih dari 2.500 pengembang aplikasi iOS, perancang UI/UX, dan manajer produk digital berkaliber internasional.
Aplikasi Inklusif Karya Anak Bangsa Curi Perhatian Apple Global
Dalam pameran karya kelulusan (*Graduation Showcase*), sejumlah aplikasi buatan peserta berhasil mencuri perhatian delegasi eksekutif Apple global, di antaranya aplikasi pendeteksi dini stunting balita berbasis Computer Vision pada kamera iPhone dan aplikasi navigasi suara mandiri bagi penyandang disabilitas tunanetra di fasilitas transportasi umum.
Aplikasi-aplikasi tersebut tidak hanya canggih dari sisi arsitektur kode pemrograman bahasa Swift, melainkan dirancang dengan empati sosial mendalam yang memecahkan problematika riil di tengah masyarakat majemuk Indonesia.
Senior Director of Worldwide Developer Relations Apple menyampaikan kekagumannya atas kreativitas, kegigihan belajar, dan kemampuan kerja tim para siswa Indonesia yang mampu bersaing dengan pengembang aplikasi terbaik di Silicon Valley.
“Indonesia memiliki salah satu komunitas pengembang aplikasi paling dinamis dan berenergi positif di dunia. Aplikasi buatan para siswa akademi ini membuktikan bahwa teknologi di tangan anak muda Indonesia adalah kekuatan nyata untuk kebaikan sosial dan kemajuan bersama,” ujarnya dalam sambutan wisuda.
Tingkat Keterserapan Kerja di Perusahaan Multinasional Capai 90 Persen
Data pelacakan alumni akademi menunjukkan lebih dari 90 persen lulusan langsung terserap bekerja di industri teknologi terkemuka, baik di perbankan digital nasional, startup unicorn regional, maupun perusahaan perangkat lunak multinasional di Singapura, Jepang, dan Eropa.
Tidak sedikit pula alumni yang sukses mendirikan studio rintisan teknologi sendiri dan berhasil meraih pendanaan modal ventura bernilai miliaran rupiah.
Menteri Perindustrian menyambut baik komitmen investasi riset dan pengembangan sumber daya manusia Apple di Indonesia yang menjadi prasyarat pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) produk gawai premium di pasar tanah air.
Pemerintah berharap keberadaan empat akademi pengembang ini terus menjadi katalisator lahirnya talenta digital berdaya saing global yang siap memimpin transformasi ekonomi digital Indonesia maju.
Komentar Pembaca
Demi kenyamanan dan diskusi yang sehat, seluruh komentar yang dikirimkan akan melalui proses peninjauan dan moderasi oleh tim redaksi terlebih dahulu sebelum ditampilkan ke publik.