JAKARTA, Media Semesta — Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) mengumumkan penyelesaian distribusi logistik tahap akhir pemilihan kepala daerah (Pilkada Serentak) di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota, termasuk pengiriman ke pulau-pulau terpencil dan pedalaman pegunungan nusantara.
Pilkada serentak terbesar sepanjang sejarah demokrasi tanah air ini melibatkan ratusan juta pemilih yang akan memberikan hak suara secara langsung untuk memilih gubernur, bupati, dan wali kota yang akan memimpin pembangunan daerah lima tahun ke depan.
Sinergi TNI-Polri dan BUMN Logistik Tembus Medan Ekstrem
Tantangan distribusi logistik di wilayah kepulauan Maluku, Natuna, Kepulauan Mentawai, hingga wilayah pegunungan Papua Tengah diselesaikan melalui kerja sama terpadu dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dan Angkatan Udara (TNI AU).
Kapal perang jenis Landing Platform Dock (LPD) dan armada helikopter angkut dikerahkan menerobos gelombang laut tinggi dan cuaca berkabut tebal untuk mengantar kotak suara bersegel kedap air dan bilik suara ke tempat pemungutan suara (TPS) terisolasi.
Ketua KPU RI menegaskan bahwa setiap surat suara yang dicetak dijaga ketat oleh aparat bersenjata lengkap dan diawasi langsung oleh Pengawas TPS Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) sejak dari pintu pabrik percetakan hingga meja KPPS.
“Hak pilih satu warga negara di pulau terluar memiliki bobot nilai yang sama persis dengan warga di ibu kota Jakarta. Tidak ada alasan bagi KPU untuk terlambat mendistribusikan surat suara, sesulit apapun medan geografis yang harus kita tempuh,” tegasnya dalam konferensi pers kesiapan logistik di Kantor KPU Pusat.
Penerapan Aplikasi Sirekap Mobile dengan Fitur Offline
Guna menjamin transparansi dan kecepatan penghitungan perolehan suara di tingkat TPS, KPU menyempurnakan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) dengan kemampuan pemindaian formulir C.Hasil secara luring (*offline mode*).
Petugas KPPS di daerah yang belum memiliki sinyal internet seluler dapat memindai dokumen fisik hasil penghitungan suara, lalu mengunggahnya ke server terpusat KPU begitu mereka tiba di kantor desa atau kecamatan yang terjangkau jaringan internet.
KPU juga menyediakan fasilitas bilik suara khusus dan surat suara bertulisan huruf braille bagi para penyandang disabilitas tunanetra guna menjamin pesta demokrasi berjalan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Seluruh elemen bangsa diimbau menjaga suasana persaudaraan, ketertiban, dan kedamaian selama masa pencoblosan dan penghitungan suara sebagai wujud kedewasaan berdemokrasi bangsa Indonesia.
Komentar Pembaca
Demi kenyamanan dan diskusi yang sehat, seluruh komentar yang dikirimkan akan melalui proses peninjauan dan moderasi oleh tim redaksi terlebih dahulu sebelum ditampilkan ke publik.