Lewati ke konten utama
Otomotif

Gelombang Mobil Listrik Kompak Harga Rp200 Jutaan Kuasai Pasar Otomotif: Konsumen Perkotaan Beralih Cepat

Ukuran Huruf

JAKARTA, Media Semesta — Peta persaingan industri otomotif nasional mengalami disrupsi fundamental menyusul maraknya peluncuran mobil listrik murni (*Battery Electric Vehicle/BEV*) segmen kompak perkotaan dengan banderol harga sangat kompetitif di rentang Rp190 juta hingga Rp290 juta on the road Jakarta.

Model-model seperti Wuling BinguoEV, BYD Dolphin, Neta V-II, hingga Chery Omoda E5 mencatatkan lonjakan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang melesat drastis, menggerus pangsa pasar mobil berbahan bakar bensin konvensional (*Internal Combustion Engine/ICE*) di segmen city car dan hatchback kelas menengah.

Iklan Sponsor

Efisiensi Biaya Energi Harian Pangkas Pengeluaran Hingga 75 Persen

Daya tarik utama yang memicu migrasi massal para komuter perkotaan ke mobil listrik adalah efisiensi biaya operasional konsumsi energi yang sangat hemat dibandingkan mobil bensin.

Dengan tarif listrik pengisian daya di rumah tangga (*home charging*) sekitar Rp1.700 per kilowatt-hour (kWh), biaya yang dikeluarkan pemilik mobil listrik kompak hanya berkisar Rp250 hingga Rp300 per kilometer perjalanan, berbanding jauh dengan mobil bensin konvensional yang menelan biaya bahan bakar sekitar Rp1.100 hingga Rp1.400 per kilometer.

Baca Juga: Jaringan SPKLU Ultra-Fast Charging di Tol Trans Jawa Tembus 200 Titik: Perjalanan Mudik Mobil Listrik Lancar Bebas Antrean

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan bahwa tren demokratisasi harga mobil listrik ini menjadi katalis penting yang mempercepat pencapaian target pemerintah menuju satu juta mobil listrik di jalan raya pada 2030.

“Konsumen Indonesia sangat cerdas dalam menghitung biaya kepemilikan total (*Total Cost of Ownership*). Begitu harga mobil listrik masuk ke rentang psikologis di bawah Rp300 juta dengan jaminan garansi baterai seumur hidup, minat beli masyarakat meledak secara alami tanpa perlu dipaksa,” terangnya kepada Media Semesta di pameran otomotif BSD City.

Bebas Aturan Ganjil Genap dan Insentif Pajak PPN Ditanggung Pemerintah

Fasilitas pembebasan aturan ganjil-genap di ruas-ruas protokol DKI Jakarta, tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan yang hanya berkisar ratusan ribu rupiah, serta insentif pemotongan PPN DTP dari 11 persen menjadi 1 persen dari pemerintah menjadi magnet tambahan yang tak terbantahkan.

Kekhawatiran masyarakat akan jarak tempuh (*range anxiety*) kian terkikis karena rata-rata kapasitas baterai mobil listrik kompak masa kini telah mampu menempuh jarak 330 hingga 410 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh, lebih dari cukup untuk aktivitas komuter kantor selama satu pekan.

Pabrikan otomotif juga berlomba-lomba memanjakan konsumen dengan menyertakan paket gratis pemasangan perangkat wall-box charger berdaya 7,7 kW di rumah pembeli lengkap dengan penambahan daya meteran listrik PLN gratis.

Baca Juga: Pabrik Sel Baterai Kendaraan Listrik Pertama Asia Tenggara di Karawang Mulai Produksi Komersial Massal

Revolusi kendaraan listrik ramah lingkungan ini diyakini akan terus melaju kencang mengubah wajah transportasi perkotaan nusantara menjadi lebih senyap, bersih, dan bebas polusi udara knalpot.

Iklan Sponsor
Artikel ini telah dibaca sebanyak 1,973 kali
Gunung Krakatau Erupsi 0:40
REELS

Gunung Krakatau Erupsi

0 0
Aktifis Malaysia Berunjuk Rasa 0:52
NASIONAL

Aktifis Malaysia Berunjuk Rasa

0 0
Malaysia Bikin Hujan Buatan Redakan Kabut Asap Karhutla Indonesia 0:59
REELS

Malaysia Bikin Hujan Buatan Redakan Kabut Asap Karhutla Indonesia

0 0
KUNJUNGAN KERJA PRABOWO KE RUSIA DI TENGAH RENTETAN BENCANA MENUAI KRITIK KERAS 0:35
REELS

KUNJUNGAN KERJA PRABOWO KE RUSIA DI TENGAH RENTETAN BENCANA MENUAI KRITIK KERAS

0 0

Komentar Pembaca

🛡️
Kebijakan Moderasi Komentar:

Demi kenyamanan dan diskusi yang sehat, seluruh komentar yang dikirimkan akan melalui proses peninjauan dan moderasi oleh tim redaksi terlebih dahulu sebelum ditampilkan ke publik.

Tulis Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

(Anti-bot)

Berita Lainnya

Lihat Semua