Lewati ke konten utama
Internasional

Perundingan I-EU CEPA Selesai Substantif: Buka Akses Ekspor Nol Persen Produk RI ke Pasar Uni Eropa

Ukuran Huruf

BRUSSEL, Media Semesta — Negosiasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa (*Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement/I-EU CEPA*) akhirnya resmi mencapai penyelesaian substantif (*substantial conclusion*) setelah melalui proses perundingan intensif selama lebih dari delapan tahun di Brussel, Belgia.

Perjanjian perdagangan bebas bilateral paling prestisius ini membuka babak baru kemitraan ekonomi strategis yang menghubungkan perekonomian terbesar di Asia Tenggara dengan pasar tunggal beranggotakan 27 negara maju Eropa berpopulasi 450 juta konsumen berdaya beli tinggi.

Iklan Sponsor

Pembebasan Tarif Bea Masuk Hingga 95 Persen Pos Tarif Ekspor

Dalam kesepakatan akhir I-EU CEPA, Uni Eropa setuju untuk menghapuskan tarif bea masuk impor secara bertahap hingga nol persen untuk lebih dari 95 persen pos tarif barang asal Indonesia, termasuk produk unggulan manufaktur alas kaki, tekstil pakaian jadi, komponen otomotif, produk kayu bersertifikasi SVLK, dan hasil perikanan laut.

Sebaliknya, Indonesia memberikan kemudahan impor bahan baku industri berkualitas tinggi, mesin modal teknologi tinggi, dan produk kimia presisi dari Eropa yang sangat dibutuhkan untuk modernisasi industri manufaktur dalam negeri.

Baca Juga: Kemitraan Semikonduktor Indonesia-Jepang Resmi Dimulai: Bangun Pusat Desain IC Otomotif Terpadu di Bali

Menteri Perdagangan Republik Indonesia menyatakan bahwa I-EU CEPA menjadi pengubah permainan (*game changer*) yang akan mendongkrak surplus neraca perdagangan Indonesia ke Eropa hingga dua kali lipat dalam kurun waktu lima tahun pasca-ratifikasi.

“Eksportir alas kaki dan tekstil kita kini memiliki daya saing tarif yang setara dengan produk Vietnam dan Bangladesh yang telah lebih dulu memiliki perjanjian perdagangan dengan Uni Eropa. Ini adalah kemenangan besar bagi ratusan ribu tenaga kerja industri manufaktur padat karya di tanah air,” tegasnya di Gedung Komisi Eropa, Brussel.

Penyelesaian Isu Sawit Berkelanjutan dan Regulasi Deforestasi EUDR

Perundingan ini juga berhasil menemukan titik temu kompromi terkait isu sensitif keberlanjutan perkebunan kelapa sawit dan kepatuhan terhadap Peraturan Bebas Deforestasi Uni Eropa (*EU Deforestation Regulation/EUDR*).

Uni Eropa mengakui keabsahan sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan berkomitmen memberikan pendampingan teknis bagi jutaan petani sawit swadaya kecil di Sumatera dan Kalimantan untuk memenuhi standar keterlacakan geolokasi rantai pasok (*traceability*).

Komisaris Perdagangan Uni Eropa menyampaikan optimisme bahwa perjanjian ini akan memicu gelombang investasi langsung asing (*FDI*) korporasi terkemuka Eropa ke sektor energi hijau dan industri perakitan bernilai tambah di Indonesia.

Baca Juga: Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin di Lima Hasilkan Kesepakatan Dagang Komoditas Bernilai Rp15 Triliun

Dokumen perjanjian legal kini memasuki tahap penyelarasan bahasa (*legal scrubbing*) sebelum ditandatangani secara resmi dan diserahkan ke parlemen masing-masing untuk proses ratifikasi undang-undang.

Iklan Sponsor
Artikel ini telah dibaca sebanyak 2,022 kali
Gunung Krakatau Erupsi 0:40
REELS

Gunung Krakatau Erupsi

0 0
Aktifis Malaysia Berunjuk Rasa 0:52
NASIONAL

Aktifis Malaysia Berunjuk Rasa

0 0
Malaysia Bikin Hujan Buatan Redakan Kabut Asap Karhutla Indonesia 0:59
REELS

Malaysia Bikin Hujan Buatan Redakan Kabut Asap Karhutla Indonesia

0 0
KUNJUNGAN KERJA PRABOWO KE RUSIA DI TENGAH RENTETAN BENCANA MENUAI KRITIK KERAS 0:35
REELS

KUNJUNGAN KERJA PRABOWO KE RUSIA DI TENGAH RENTETAN BENCANA MENUAI KRITIK KERAS

0 0

Komentar Pembaca

🛡️
Kebijakan Moderasi Komentar:

Demi kenyamanan dan diskusi yang sehat, seluruh komentar yang dikirimkan akan melalui proses peninjauan dan moderasi oleh tim redaksi terlebih dahulu sebelum ditampilkan ke publik.

Tulis Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

(Anti-bot)

Berita Lainnya

Lihat Semua