Lewati ke konten utama
Internasional

Kemitraan Semikonduktor Indonesia-Jepang Resmi Dimulai: Bangun Pusat Desain IC Otomotif Terpadu di Bali

Ukuran Huruf

DENPASAR, Media Semesta — Pemerintah Republik Indonesia bersama Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang meresmikan dimulainya pembangunan Pusat Desain Sirkuit Terpadu Semikonduktor (*Nusantara IC Design Center*) di Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali, Denpasar.

Fasilitas riset dan perancangan semikonduktor berteknologi mutakhir ini didirikan melalui konsorsium bersama antara produsen semikonduktor otomotif terkemuka Jepang, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan lima universitas teknik terkemuka di Indonesia.

Iklan Sponsor

Fokus Perancangan Chip Semikonduktor Daya untuk Mobil Listrik

Pusat desain ini difokuskan pada perancangan arsitektur mikroelektronika semikonduktor daya (*Power Semiconductor*) berbasis material Silikon Karbida (SiC) dan Gallium Nitrida (GaN) yang memiliki efisiensi hantaran listrik sangat tinggi untuk inverter mobil listrik dan baterai surya.

Selain chip daya, para insinyur muda Indonesia dan Jepang akan merancang mikrokontroler sensor keselamatan otonom (*Advanced Driver Assistance Systems/ADAS*) yang tahan terhadap panas dan getaran mekanis berat.

Baca Juga: Diplomasi Kemanusiaan: Bantuan Obat dan Tim Medis Darurat RI Tembus Koridor Perbatasan Rafah Menuju Gaza

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam sambutan peresmian menegaskan bahwa penguasaan desain semikonduktor adalah tiket emas bagi Indonesia untuk keluar dari perangkap negara berpendapatan menengah (*middle-income trap*).

“Kita tidak boleh hanya puas menjadi pasar konsumen gawai dan mobil impor. Melalui alih teknologi intensif dengan Jepang, para insinyur jenius Indonesia akan menciptakan cetak biru chip pintar buatan tanah air yang disematkan pada jutaan kendaraan listrik dunia,” tegasnya di Denpasar.

Beasiswa Doktoral Mikroelektronika ke Tokyo dan Fasilitas Sandbox Riset

Kerja sama ini mencakup alokasi beasiswa penuh pendidikan magister dan doktoral teknik semikonduktor di universitas terbaik di Tokyo bagi 150 peneliti muda Indonesia setiap tahunnya.

Pemerintah Jepang mengucurkan dana hibah teknologi senilai US$65 juta berupa perangkat lunak otomasi desain elektronik (*Electronic Design Automation/EDA Tools*) berlisensi industri yang dapat diakses para akademisi dan perancang sirkuit nasional.

Duta Besar Jepang untuk Indonesia menyatakan bahwa Indonesia adalah mitra strategis paling tepercaya dalam rencana de-risking diversifikasi rantai pasok chip semikonduktor global di masa depan.

Baca Juga: Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin di Lima Hasilkan Kesepakatan Dagang Komoditas Bernilai Rp15 Triliun

Kehadiran pusat inovasi chip di Pulau Dewata ini membuktikan bahwa Bali kini bertransformasi menjadi magnet baru bagi talenta digital teknologi tinggi (*Silicon Bali*) yang memadukan keindahan budaya dan kecanggihan riset sains masa depan.

Iklan Sponsor
Artikel ini telah dibaca sebanyak 1,613 kali
Gunung Krakatau Erupsi 0:40
REELS

Gunung Krakatau Erupsi

0 0
Aktifis Malaysia Berunjuk Rasa 0:52
NASIONAL

Aktifis Malaysia Berunjuk Rasa

0 0
Malaysia Bikin Hujan Buatan Redakan Kabut Asap Karhutla Indonesia 0:59
REELS

Malaysia Bikin Hujan Buatan Redakan Kabut Asap Karhutla Indonesia

0 0
KUNJUNGAN KERJA PRABOWO KE RUSIA DI TENGAH RENTETAN BENCANA MENUAI KRITIK KERAS 0:35
REELS

KUNJUNGAN KERJA PRABOWO KE RUSIA DI TENGAH RENTETAN BENCANA MENUAI KRITIK KERAS

0 0

Komentar Pembaca

🛡️
Kebijakan Moderasi Komentar:

Demi kenyamanan dan diskusi yang sehat, seluruh komentar yang dikirimkan akan melalui proses peninjauan dan moderasi oleh tim redaksi terlebih dahulu sebelum ditampilkan ke publik.

Tulis Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

(Anti-bot)

Berita Lainnya

Lihat Semua