JAKARTA, Media Semesta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kedeputian Bidang Pencegahan dan Monitoring meluncurkan pembaruan platform pencegahan korupsi terpadu berbasis kecerdasan buatan, JAGA.id, yang mengintegrasikan data pengadaan barang dan jasa di seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Sistem pengawasan pencegahan cerdas ini terhubung secara seketika (*real-time*) dengan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), dan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Deteksi Anomali Persekongkolan Tender Sejak Tahap Perencanaan
Melalui algoritma analisis jaringan korporasi (*corporate network analysis*), sistem JAGA secara otomatis menyalakan alarm merah peringatan dini jika mendeteksi adanya kesamaan alamat kantor, nomor kontak telepon, atau susunan pengurus kepemilikan saham di antara beberapa perusahaan peserta lelang tender yang sama.
Sistem ini juga mampu memindai potensi benturan kepentingan (*conflict of interest*) antara panitia kelompok kerja (Pokja) pengadaan dengan pejabat pembuat komitmen (PPK) yang memiliki hubungan kekerabatan atau rekam jejak transaksi keuangan mencurigakan.
Wakil Ketua KPK menegaskan bahwa penindakan operasi tangkap tangan (OTT) harus diimbangi dengan benteng pencegahan sistemik yang menutup celah niat dan kesempatan korupsi sejak di hulu perencanaan anggaran.
“Korupsi pengadaan barang dan jasa menyumbang lebih dari 60 persen perkara yang ditangani KPK. Dengan sistem pencegahan digital ini, kita menghentikan perampokan uang negara sebelum kontrak proyek sempat ditandatangani dan dibayarkan,” tandasnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Partisipasi Aktif Masyarakat Pantau Proyek Sekolah dan Jalan Desa
Keunggulan platform JAGA terletak pada keterbukaan akses bagi masyarakat umum untuk memantau nilai anggaran, spesifikasi teknis, dan foto perkembangan fisik proyek pembangunan sekolah, jembatan, dan rumah sakit di lingkungan tempat tinggal mereka melalui aplikasi ponsel pintar.
Warga yang menemukan indikasi proyek fiktif atau kualitas bahan bangunan yang tidak sesuai spesifikasi dapat langsung mengunggah foto laporan bergeotagging ke aplikasi JAGA untuk ditindaklanjuti oleh aparat pengawas internal pemerintah (APIP) dan KPK.
Ratusan potensi kebocoran anggaran proyek strategis berhasil dicegah dan dikoreksi sejak sistem deteksi dini terpadu ini diuji coba di 34 provinsi.
KPK mengajak seluruh elemen masyarakat sipil dan jurnalis investigasi untuk memanfaatkan keterbukaan data ini guna bersama-sama menjaga uang rakyat demi kemakmuran dan keadilan sosial seluruh bangsa.
Komentar Pembaca
Demi kenyamanan dan diskusi yang sehat, seluruh komentar yang dikirimkan akan melalui proses peninjauan dan moderasi oleh tim redaksi terlebih dahulu sebelum ditampilkan ke publik.