Lewati ke konten utama
Hiburan

Gelaran Konser Musisi Dunia di GBK Jakarta Sumbang Devisa Ekonomi Kreatif Rp2,8 Triliun

Ukuran Huruf

JAKARTA, Media Semesta — Rangkaian pertunjukan konser musik megah bertajuk tur dunia musisi pop papan atas dunia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta sukses membukukan perputaran roda ekonomi dan devisa pariwisata langsung senilai lebih dari Rp2,8 triliun selama empat hari penyelenggaraan.

Lebih dari 240.000 penonton memadati arena stadion dengan tata panggung audio visual spektakuler berlayar LED kinetik melengkung 360 derajat, di mana sekitar 35.000 di antaranya merupakan wisatawan mancanegara yang terbang khusus dari Singapura, Malaysia, Filipina, Australia, hingga Jepang.

Iklan Sponsor

Okupansi Hotel Bintang Lima Terisi Penuh dan Restoran Ramai Pengunjung

Dampak ekonomi berantai (*multiplier effect*) perhelatan konser musik raksasa ini dirasakan langsung oleh sektor perhotelan di kawasan Senayan, Sudirman, Thamrin, dan Kuningan yang mencatatkan tingkat keterisian kamar (*occupancy rate*) penuh 100 persen selama lima hari berturut-turut.

Pusat perbelanjaan, restoran kuliner, dan sentra suvenir di sekitar kawasan GBK mengalami lonjakan omzet penjualan hingga empat kali lipat dibandingkan akhir pekan biasa berkat serbuan para penonton konser yang berbelanja sebelum pintu gerbang stadion dibuka.

Baca Juga: Kebangkitan Musik Pop Etnik Nusantara: Paduan Gamelan Jawa dan Kolintang Minahasa Puncaki Tangga Lagu Digital

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan bahwa suksesnya manajemen penyelenggaraan konser berskala mega-event ini membuktikan kapasitas Jakarta sebagai salah satu ibu kota destinasi tur musik terdepan di kawasan Asia.

“Pemberlakuan izin acara satu pintu berbasis digital (Single Submission Event Licensing) berhasil memangkas proses birokrasi perizinan konser internasional dari yang semula rumit menjadi transparan, cepat, dan akuntabel. Jakarta kini membuktikan mampu menyelenggarakan konser kelas dunia secara aman, tertib, dan nyaman,” jelasnya saat meninjau pusat kendali keamanan GBK.

Integrasi Transportasi Publik MRT dan TransJakarta Beroperasi 24 Jam

Kunci kelancaran evakuasi ratusan ribu penonton konser terletak pada kerja sama prima pengelola stadion dengan moda transportasi massal MRT Jakarta, LRT Jabodebek, dan TransJakarta yang memperpanjang jam operasional layanan hingga pukul 02.00 dini hari.

Armada bus shuttle listrik pengumpan dikerahkan secara berkala mengangkut penonton dari kantong-kantong parkir terpadu di Senayan Park dan SCBD tanpa menimbulkan kemacetan total di ruas jalan arteri protokol.

Para promotor konser internasional menyampaikan apresiasi tinggi atas profesionalisme aparat keamanan gabungan Polda Metro Jaya dan keramahan luar biasa suporter musik Indonesia yang terkenal sangat ekspresif bernyanyi bersama (*sing-along*).

Baca Juga: Malam Anugerah FFI: Film Drama Kemanusiaan Berlatar Tragedi Maritim Sabet Piala Citra Film Terbaik

Pemerintah optimis gelaran konser-konser musik dunia akan terus menjadi magnet pariwisata berkualitas yang mendatangkan devisa masif dan membuka ratusan ribu lapangan kerja kreatif bagi generasi muda Indonesia.

Iklan Sponsor
Artikel ini telah dibaca sebanyak 2,284 kali
Gunung Krakatau Erupsi 0:40
REELS

Gunung Krakatau Erupsi

0 0
Aktifis Malaysia Berunjuk Rasa 0:52
NASIONAL

Aktifis Malaysia Berunjuk Rasa

0 0
Malaysia Bikin Hujan Buatan Redakan Kabut Asap Karhutla Indonesia 0:59
REELS

Malaysia Bikin Hujan Buatan Redakan Kabut Asap Karhutla Indonesia

0 0
KUNJUNGAN KERJA PRABOWO KE RUSIA DI TENGAH RENTETAN BENCANA MENUAI KRITIK KERAS 0:35
REELS

KUNJUNGAN KERJA PRABOWO KE RUSIA DI TENGAH RENTETAN BENCANA MENUAI KRITIK KERAS

0 0

Komentar Pembaca

🛡️
Kebijakan Moderasi Komentar:

Demi kenyamanan dan diskusi yang sehat, seluruh komentar yang dikirimkan akan melalui proses peninjauan dan moderasi oleh tim redaksi terlebih dahulu sebelum ditampilkan ke publik.

Tulis Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

(Anti-bot)

Berita Lainnya

Lihat Semua